Kurikulum

Struktur Kurikulum
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sejak tahun akademik 2004/2005 telah resmi menerapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Penerapan KBK ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan (kompetensi) dan hasil belajar mahasiswa sehingga tujuan universitas, fakultas dan jurusan/program studi (prodi) dapat dicapai secara maksimal. Struktur kurikulum masing-masing program studi dan jenjang pendidikan sekurang-kurangnya mengacu kepada kualifikasi minimal yang dituntut oleh universitas, fakultas dan jurusan/program studi/konsentrasi.
Kualifikasi minimal ini meliputi kompetensi lintas jurusan/prodi Calon (kompetensi dasar UIN) dan kompetensi utama Prodi sebagai bidang utama (major). Di samping kompetensi dasar dan utama ini mahasiswa didorong pula untuk memiliki kompetensi penunjang atau lainnya sebagai bidang tambahan (minor).

Sistem Kredit Semester (SKS)
Sistem Pendidikan yang digunakan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta adalah Sistem Kredit Semester (SKS). Yang dimaksud SKS adalah penyelenggaraan pendidikan yang menyatakan beban studi mahasiswa, beban kerja tenaga pengajar, dan beban penyelenggaraan suatu mata kuliah dan program selama 16 minggu kerja, dalam satuan kredit.

Sistem ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Setiap mata kuliah diberi harga yang dinamakan bobot kredit.
  • Bobot kredit setiap mata kuliah dapat berlainan.
  • Bobot kredit masing-masing mata kuliah ditentukan atas dasar usaha penyelesaian tugas-tugas yang dinyatakan dalam program perkuliahan, praktikum, kerja lapangan maupun tugas lainnya.

Penetapan bobot kredit setiap mata kuliah didasarkan atas peng-hitungan kegiatan akademik tatap muka, kegiatan akademik ter-struktur, dan kegiatan akademik mandiri. Satu satuan kredit semester (1 sks) setara dengan 50 menit kegiatan tatap muka, 60 menit kegiatan akademik terstruktur, dan 60 menit kegiatan akademik mandiri. Bobot kredit praktikum di laboratorium untuk 1 sks sebanyak 23 jam per minggu selama satu semester. Bobot kredit praktikum kerja lapangan dan yang sejenis untuk bobot satu sks dalam beban tugas di lapangan sebanyak 4-5 jam per minggu selama satu semester. Bobot satu sks untuk penelitian atau penyusunan tugas akhir, skripsi, tesis dan disertasi ada beban tugas penelitian sebanyak 3-4 jam sehari selama satu bulan yang dianggap setaradengan 25 hari kerja.
Di antara tujuan penggunaan sistem kredit semester adalah:

  • Untuk memberikan kesempatan kepada para mahasiswa yang cakap dan giat belajar agar dapat menyelesaikan studi dalam waktu sesingkat-singkatnya.
  • Untuk memberi kesempatan kepada mahasiswa agar dapat mengambil mata kuliah yang sesuai dengan minat, bakat dan kemampuannya.
  • Untuk memberikan kemungkinan agar sistem pendidikan dengan masukan (input) dan keluaran (output) yang bervariasi dapat dilaksanakan.
  • Untuk mempermudah penyesuaian kurikulum dan waktu ke waktu dengan perkembangan ilmu dan teknologi yang sangat pesat dewasa ini.
  • Untuk memberikan kemungkinan agar sistem evaluasi kemajuan belajar mahasiswa dapat diselenggarakan dengan sebaik-baiknya.
  • Untuk memungkinkan pengalihan (transfer) kredit antarjurusan, antarfakultas dalam suatu perguruan tinggi, atau antarperguruan tinggi yang sejenis.