Beasiswa Kemenag

Seleksi awal dilakukan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui beberapa kriteria seleksi, yaitu: seleksi berkas, tes akademis, psikotest, tes kesehatan, ketrampilan agama (ujian lisan). Sebelum ujian seleksi beasiswa ini, Kementerian Agama mensosialisasikan penerimaan mahasiswa ke pesantren-pesantren, untuk mengirimkan siswa-siswa terbaik dari setiap kabupaten atau kota.

Calon mahasiswa dari pondok pesantren yang diterima selanjutnya mengikuti matrikulasi mata kuliah dasar yang terdapat di SMA selama kurun waktu 6-8 minggu untuk menyelaraskan pengetahuan dan mempermudah proses adaptasi saat bergabung dengan calon mahasiswa dari jalur seleksi yang lain selama menuntut ilmu di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.Untuk mahasiswa dengan beasiswa ini terdapat syarat khusus, yaitu harus memiliki prestasi akademik yang baik selama masa kuliah (tidak boleh dropout) dan menandatangani perjanjian berupa kontrak kerja untuk bersedia ditempatkan di desa. Jalur seleksi ini memiliki proporsi 10-20% dari total mahasiswa yang diterima (sesuai dengan prodi).

Informasi beasiswa Kementrian Agama RI bisa di akses disini